Cara Membuat Sukiyaki

Sashimi

Moshi-moshi minasan, sebelum bagaimana Cara Membuat Sashimi alangkah baiknya Anda mengetahui tentang Sashimi dahulu. Bahwa Sashimi adalah makanan Jepang berupa makanan laut dengan kesegaran prima yang langsung dimakan dalam keadaan mentah bersama penyedap seperti kecap asin, parutan jahe, dan wasabi.

Makanan laut segar seperti ikan, kerang, dan udang karang dihidangkan dalam bentuk irisan kecil yang mudah dimakan, sedang udang berukuran kecil ada yang hanya dikupas kulit dan dibuang kepalanya saja.

Dan langsung saja simak Cara Membuat Sashimi :

Pertama-tama bahan yang diperlukan:
  • 200 gr ikan salmon atau tuna
  • 2 sendok makan manisan jahe merah
  • 1 sendok teh wasabi
  • 1 buah jeruk lemon lalu peras airnya
  • 1/2 buah lobak, kupas, iris tipis
  • 1 daun okba untuk hiasan
  • Kecap asin secukupnya
Dan cara membuatnya:
  • Potong ikan salmon atau tuna mentah 
  • lalu siapkan piring saji, susun ikan yang sudah dipotong beserta irisan lobak dan daun okba.
  • Beri wasabi di sampingnya dan dicampur dengan air jeruk lemon, aduk hingga rata
  • Sajikan dengan saus sashimi atau kecap asin
  • Dan....Sashimi siap dihidangkan.

Cara Membuat Dorayaki


Moshi-moshi minasan, Anda pastinya pernah nonton film Doraemon kan ?? Badannya yang gemuk, imut dan punya kantong ajaib ini ternyata sangat menyukai kue Dorayaki yang merupakan kue tradisional Jepang. Akan tetapi kali ini saya akan membagi informasi tentang Cara Membuat Dorayaki. Ingin tahu bagaimana cara dan bahan-bahan yang digunakan, berikut informasinya dan semoga bermanfaat bagi Anda.
Sebelum langsung ke Cara Membuat Dorayaki, alangkah baiknya anda juga perlu mengetahui bahwa kebanyakan orang Jepang juga sangat menyukai kue yang terbuat dari selai kacang merah dan kulit yang mirip dengan castella tersebut. Selain di toko khusus kue Jepang, Dorayaki juga dapat dibeli di setiap supermarket atau minimarket yang ada di seluruh Jepang. Bagi orang Jepang, Dorayaki merupakan salah satu kue nasional yang digemari oleh segala umur mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.


Dorayaki

Kue Dorayaki ini sebenarnya sangat mudah dibuat. Untuk bahannya juga, tidak ada yang istimewa. Semuanya bisa didapat di Indonesia. Walaupun akhir-akhir ini Dorayaki sudah bisa dibeli di beberapa tempat di Indonesia seperti mall dan festival Jepang, tempat yang menjajakan makanan ini mungkin bisa dibilang masih terbatas jumlahnya. Kalau ada yang penasaran dengan kue kesukaan Doraemon ini, bagaimana kalau pada kesempatan ini kita coba membuatnya sendiri? Berikut ini adalah bahan dan cara membuatnya:







Dorayaki

Bahan isi : 200 gram kacang merah, 250 gram gula pasir, dan sedikit garam.
Bahan kulit (untuk 6 buah): 3 butir telur, 100 gram gula pasir, 150 gram tepung terigu protein sedang (cake flour), 1 sdm madu, 1/3 sdt baking powder (atau soda kue), dan 40~60 ml air putih.

Cara membuat selai kacang merah (bahan isi) :

  1. Cuci kacang merah dan rendam dalam air selama satu malam.
  2. Rebus kacang merah yang telah direndam dalam air hingga lunak (sekitar satu jam lebih).
  3. Tambahkan gula pasir dan garam, lalu aduk sampai merata.
  4. Rebus selai kacang hingga matang. Memang terlihat seperti terlalu banyak mengandung air, tetapi sebenarnya kadar air yang berlebihan di dalamnya akan pelahan-pelahan menghilang selama didinginkan.
Cara membuat dorayaki sendiri :
  1. Ayak tepung terigu, lalu aduk dengan baking powder sampai rata.
  2. Masukkan bahan kulit ke dalam baskom dengan urutan: telur, gula, madu, dan tepung terigu yang dicampur dengan baking powder (adonan kulit).
  3. Aduk adonan kulit dengan alat pengocok sambil ditambahkan air putih sedikit demi sedikit supaya adonannya tidak terlalu lunak.
  4. Diamkan adonan kulit yang ditutup dengan plastik pembungkus di dalam kulkas selama sekitar 15 menit.
  5. Panaskan penggorengan anti lengket (teflon), lalu olesi dengan minyak goreng.
  6. Tuangkan adonan kulit ke dalam penggorengan dengan diameter sekitar 10 cm, lalu tutup dan panggang dengan api kecil.
  7. Tunggu sampai muncul gelembung-gelembung di permukaannya.
  8. Balikkan dan panggang lagi kulitnya sebentar, lalu angkat.
  9. Ambil dua kulit, lalu oleskan salah satunya dengan selai kacang merah.
  10. Tutup dengan kulit lainnya seperti burger.
Dan selesaiii...Dorayaki siap untuk disajikan dan semoga rasanya lezat. Itadakimasu !!

Akibahara, Pusat Elektronik di Jepang

akihabara

Moshi-moshi minasan, bila anda ingin berwisata di Jepang tidak salahnya anda mengunjungi salah satu tempat yang merupakan pusat perbelanjaan elektronik terbesar di Jepang sebut saja tempat ini bernama Akihabara, yang familiar disebut dengan Akiba. Ingin lebih tahu tentang pusat perbelanjaan elektronik yang berada di Akihabara simak berikut ini
Di Akiba sendiri anda bisa membeli macam elektronik apa yang dibutuhkan seperti berbagai macam elektronik, manga, anime, video, games, dan sejenisnya. Akiba ini terletak di dekat Stasiun Akihabara, distrik di kota Chiyoda, Jepang.

Ada tiga tempat yang harus Anda kunjungi dalam berbelanja di Akihabara, yaitu Yodobashi-Akiba, Labi-Akihabara dan Laox.

1. Yodobashi-Akiba
Yodobashi-akiba

merupakan sebuah pusat perbelanjaan terbesar di kawasan Akihabara. Kawasan ini terdiri dari 9 lantai, di antaranya lantai 1 yang menyediakan berbagai macam perlengkapan handphone, ipod, dan PC. Kemudian di lantai 2, terdapat pernak-pernik komputer seperti mouse, path, flashdisk, headphone, dan sejenisnya. Adapun berbagai macam kamera, baik kamera saku maupun kamera professional, bisa ditemukan di lantai 3.

Jika dilanjutkan ke lantai 4, pengunjung akan menemukan audio dan visual terlengkap dan termurah yang dijual di sana. Bagi Ibu-ibu yang gemar memasak bisa datang ke lantai 5. Segala peralatan elektronik rumah tangga yang unik dan menyenangkan tersedia komplet di sini. Dan bagi yang hobi main game, bisa membeli berbagai macam jenis permainan anak-anak dan DVD di lantai 6. Di sini, beragam koleksi boneka barbie yang cantik-cantik dan lucu juga tersedia disini.

2. Labi-Akihabara

labi-akihabara

di tempat yang terdiri dari 7 lantai ini tersedia berbagai jenis Gundam Shinanju. Selain itu, pengunjung juga bisa menemukan banyak magneto bola di Labi-Akihabara. Semuanya lengkap dan unik dan tempat ini sangat dekat dengan Stasiun Akihabara. Stasiun ini terletak tepat di pintu keluar Akihabara Electric Town sehingga mudah ditelusuri.

akihabara

Disini juga tersedia berbagai macam koleksi Doraemon dan teman-temannya, terdapat toko yang menyediakan alat musik, dan juga ada tempat bacaan buku terlengkap di Akihabara. Anda juga bisa menemukan mouse path yang unik, mungil, dan super seksi. Dan jangan salah disini juga bisa berbelanja souvenir khas negeri Jepang. Ada plate, kaos, dompet, dan pernak-pernik. Semua tersaji di sini. Untuk harga bisa dibandingkan dengan yang lain, tidak terlalu mahal. Mungkin, tempat ini bisa menjadi salah satu tempat belanja yang murah selain di Laox. Jangan lupa, kunjungi juga lantai 1 dasar dari Labi-Akihabara, yakni Duty Free Shops.

3. Laox
laox

yang berlokasi dekat dengan Akihabara Station, di pintu keluar Akihabara Electronic Towns. Laox terdiri dari 7 lantai dan menyediakan berbagai macam barang, mulai elektronik sampai kosmetik. Asyiknya lagi, di lantai 7 ini Anda bisa menemukan berbagai macam souvenir khas negeri Jepang seperti samurai. Tersedia juga baju samurai untuk anak-anak, termasuk kimono dan yukata beserta perlengkapannya. Tidak ketinggalan pula games/permainan dewasa berada di Adult Amusement Park, kawasan hiburan yang diperuntukkan bagi para pengunjung.

akihabara

Jangan khawatir bila anda setelah berjalan-jalan seharian di Akihabara di sini juga tersedia berbagai cafe dan restoran dengan menu khas Jepang seperti soba mie dan berbagai macam makanan lainnya dan harganya pun cukup terjangkau. Sudah jelas bukan tentang kenikmatan berkunjung di Akihabara ini dan pastinya jika anda setelah belanja di Akihabara jangan sampai lupa belikan oleh-oleh buat teman atau saudara kita di rumah yang berasal dari Akihabara tersebut. Selamat berkunjung dan semoga menyenangkan.

Sikap Yang Dianggap Wajar di Jepang

Sikap yang Dianggap Wajar di Jepang

Moshi-moshi minasan, etika sangatlah dibutuhkan kepada kita sebagai manusia karena manusia sebagai makhluk sosial. Dimanapun kita tinggal kita selalu menjunjung tinggi etika dan sopan santun di lingkungan tersebut agar tidak dipandang orang lain jelek. Namun di Negara Jepang sangatlah unik karena berbagai sikap dan etika dari negara tersebut sangatlah berbeda dari negara Indonesia. Dan mungkin sikap ketika di Indonesia dianggap salah namun di Jepang dianggap lumrah. Menarik bukan untuk di simak, dan langsung saja berikut Sikap yang Dianggap Lumrah di Jepang

  • Berteriak di Restoran
Berteriak di Restoran

Ketika kamu ingin memanggil pelayan restoran, kamu bisa berteriak "sumimasen!" (excuse me!). Ini merupakan hal yang dianggap lumrah, dan si pelayan akan dengan sigap menghampiri Anda.

  • Saling dorong di Kereta

Saling dorong di Kereta

Terlalu padatnya kereta ataupun stasiun Tokyo memang tidak bisa dimaklumi lagi. Untuk bisa masuk dan keluar kereta, mau tak mau para penumpang pun berdesak-desakan dan saling mendorong. Hal ini sudah biasa dilakukan, dan tidak ada yg marah kalau tersikut karena para penumpang juga selalu on time dalam kesibukannya

  • Tidak Memberi Tip
Tidak Memberi Tip

Di Jepang, memberikan tip kepada pelayan atau pemberi service lainnya dianggap tidak sopan, karena diartikan sebagai merendahkan harga diri si penerima tip.

  • Tidak Membukakan Pintu
Tidak Membukakan Pintu

Membukakan pintu yang dimaksud adalah membukakan pintu untuk perempuan. Mungkin dalam beberapa budaya mengenal tradisi "ladies first", misalnya seorang pria membukakan pintu untuk mempersilakan wanita masuk ruangan terlebih dahulu. Di Jepang tidak ada tradisi seperti itu. Ini bukan berarti bahwa laki-laki Jepang tidak gentleman. Mereka hanya menganggap bahwa membukakan pintu untuk wanita tidak ada hubungannya dengan kejantanan seorang pria.

  •  Memperhalus Bahasa
Memperhalus Bahasa

Orang Jepang tidak biasa untuk menyatakan sesuatu secara langsung pada intinya atau "to the point". Mereka lebih suka untuk basa-basi dulu dengan maksud untuk memperhalus ungkapan mereka kepada lawan bicara.

Untuk mengungkapkan suatu hal yang menyinggung lawan bicara, mereka juga melakukan hal yang sama, bahkan sampai ditutup-tutupi. Misalnya, orang Jepang akan bilang bahwa bahasa Jepang Anda baik, walaupun sebenarnya bahasa Jepang kamu sangat buruk.

Masyarakat non Jepang yang terbiasa to the point dalam bicara mungkin malah akan merasa sebal dan sedikit terhina jika mengetahui hal ini, karena dianggap seperti ironi. Ya, tapi memang inilah perbedaan budaya yang sedikit mencolok. Menyinggung sesuatu secara to the point malah dianggap tidak sopan di Jepang.

Mungkin memang sebaiknya begitu untuk beberapa hal, tapi tidak dalam semua hal. Namun dalam budaya barat, berbicara terlalu banyak basa-basi dan tidak to the point malah dianggap tidak sopan. Ini tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa orang Jepang tidak pernah menyatakan apa yang mereka pikirkan secara jujur. Tapi pada kenyataannya, mereka benar-benar melakukan itu

  • Mengambil Sushi Langsung dengan Tangan
Mengambil Sushi Langsung dengan Tangan

Ternyata ini dianggap lumrah untuk memakan sushi jenis apapun. Hanya saja hal ini lebih lumrah dilakukan oleh laki-laki daripada perempuan.

  • Menyeruput Makanan / Minuman
Menyeruput Makanan / Minuman

Ketika kamu memakan mie yang panas atau dingin (semisal ramen, soba dan udon), menyeruputnya sekencang mungkin dianggap sah-sah saja. Beberapa orang yang non-Jepang merasa kesulitan untuk beradaptasi dengan budaya ini

9 Festival Musim Panas Di Jepang

9 Festival Musim Panas di Jepang

Moshi-moshi minasan, seperti halnya festival yang lainnya di Jepang seperti Matsuri, Festival Hadaka Matsuri, Kanamara Matsuri dan masih banyak lagi yang setiap tahunnya diadakan di Jepang ini untuk melestarikan budaya mereka dan salah satunya untuk menarik wisatawan mancanegara yang berlibur di Jepang. Dan sekarang ini di Jepang akan memulai musim panas yang pastinya selalu diadakan berbagai festival. Lalu apa saja festival yang akan berlangsung di musim panas ini, langsung saja berikut 9 Festival Musim Panas di Jepang yang wajib anda lihat saat berkunjung di Jepang dan bisa juga sebagai wawasan pengetahuan Anda semua.


1. Tanabata

Tanabata

Asal-usul festival ini sangat menarik untuk diceritakan, bermula di Tiongkok dan diperkenalkan kepada masyarakat Jepang pada jaman Nara. Kisahnya bermula pada cerita cinta dua manusia bernama Altair (Hikoboshi) dan Vega (Orihime), bintang tercerah dalam rasi bintang Lyra.

Hikoboshi adalah seorang penggembala sapi, sedangkan Orihime adalah seorang putri yang memiliki kepandaian menenun. Mereka menelantarkan pekerjaan mereka karena cinta tersebut, dan hal ini membuat Raja Langit marah sehingga memisahkan mereka berdua menggunakan sungai Amanogawa. Orihime dan Hikoboshi hanya dapat bertemu pada malam ketujuh bulan ketujuh setiap tahunnya, melewati sebuah jembatan ajaib. Jika pada malam tersebut terjadi hujan, sungai yang memisahkan mereka akan meluap dan mereka harus menunggu hingga tahun depan untuk kembali bertemu.

Salah satu tradisi yang paling terkenal adalah menulis tanzaku, permohonan dan impian yang dituliskan di atas selembar kertas atau potongan kayu dan digantungkan pada batangan bambu. Setelahnya, permohonan-permohonan ini akan diapungkan di sungai atau dibakar pada tengah malam, dengan tujuan agar segala sesuatu yang buruk segera berlalu. Harapan mereka dipercaya akan terkabul apabila pada hari itu hujan tidak turun.


2. Hanabi 

 Hanabi

Perayaan khas di musim panas, bermula dari zaman Edo (1600-1868). Merupakan pesta kembang api yang diadakan di seluruh wilayah Jepang pada pertengahan bulan Agustus. Selain itu, ada juga permainan-permainan seru seperti menangkap ikan mas koki menggunakan kawat berlapis kertas tipis, dan banyak kedai-kedai yang menjual berbagai macam makanan seperti permen apel, manisan, dan lain-lain. Di sekitar tempat dimana berlangsung pesta kembang api terdapat berbagai kios-kios hiburan yang menyediakan makanan, minuman, permainan anak tersebut. Mereka datang bersama keluarga, sebagian ada yang mengenakan yukata (kimono dari katun, sederhana) sambil membawa kipas kertas pengusir udara panas di musim panas.


3. O-Bon

O-Bon

Merupakan peristiwa keagamaan Budhis dimana setiap keluarga di Jepang menyiapkan segala sesuatu untuk menyambut datangnya arwah para leluhur yang tinggal untuk beberapa hari lamanya di rumah mereka. Sejumlah penerangan api yang dipasang di sekitar rumah merupakan sambutan selamat datang. Selama masa O-bon, keluarga meletakkan sesajen buah-buahan dll, di meja sajen. Di beberapa daerah juga, dilakukan tarian massal O-bon dengan iringan sejumlah instrumen musik tradisional seperti tambur taiko, sruling, dll dengan irama yang dinamis. Sebagai penutup perayaan, dilakukan pelarungan lentera-lentera kecil berwarna-warni di sungai terdekat secara beramai-ramai.


4. Tsukimi

Tsukimi

Merupakan pesta menikmati indahnya bulan purnama di musim panas sekitar pertengahan bulan Agustus. Di Jendela dimana terlihat bulan purnama, diletakkan sesajen khusus. Hal ini sebenarnya merupakan wujud pemujaan alam oleh masyarakat pertanian untuk memperoleh panen yang berlimpah.


5. Hakata Gion Yamakasa 

 Hakata Gion Yamakasa

Perayaan ini diadakan 1-15 Juli di Hakata (prefektur Fukuoka) dan dimulai sejak zaman Kamakura (1185-1333), dalam rangka mengusir bencana penyakit. Kuil-kuil kecil (Shinto) gotongan (O-mikoshi) diarak beramai-ramai, beriringan dengan kendaraan-kendaraan hias yang disebut Kazari Yamagasa dengan boneka-boneka besar yang menggambarkan tokoh-tokoh legenda atau sejarah.


6. Tenjin Matsuri 

Tenjin Matsuri

Merupakan salah satu festival besar dan terkenal di Jepang yang diadakan tanggal 24-25 Juli di Osaka, dimulai sekitar tahun 1000. Ribuan orang berarakan menggotong kuil-kuil kecil o-mikoshi dari kuil Temmangu ke Jembatan Tenjin, kemudian naik perahu-perahu hias dan selanjutnya dilakukan pesta kembang api.


7. Awa Odori 

Awa Odori

Merupakan bagian dari perayaan O-bon yang diadakan pada tanggal 12-15 Agustus dalam rangka menyambut dan mengantarkan kembali arwah para leluhur. Tarian massal ini konon dimulai lebih dari 400tahun yang lalu, dan dewasa ini diikuti oleh ratusan ribu peserta yang menari berirama dengan iringan alat music tradisional shamisen, tambur, seruling, dan lonceng. Biasanya ada pembimbing tari yang memimpin agar para peserta dapat menari secara sinkron.


8. Akita Kanto Matsuri 

Akita Kanto Matsuri

Merupakan salah satu dari tiga festival terbesar Jepang utara yang diadakan tanggal 3-6 Agustus, mulai jam 7 malam di kota Akita. Yang menjadi ciri khasnya adalah 46 lentera yang dipasang pada kerangka besar yang dibuat dari batang-batang bambu (kanto) setinggi 12 meter. Para pembawa kanto ini menunjukkan kepiawaian mereka menjaga keseimbangan, meletakkan kanto di telapak tangan, dahi, bahu, atau pinggang. Setiap kanto bermotif khusus, biasanya melambangkan panjang umur dan panen berlimpah.


9. Nebuta Matsuri 

Nebuta Matsuri

Diadakan pada tanggal 1-7 Agustus di Aomori dan Hirosaki. Iring-iringan kendaraan hias bergambar makhluk raksasa penyebab kantuk di musim panas. Festival ini dimaksudkan untuk mengusir makhluk ini. Kata “nebuta” berasal dari “nemuri” (kantuk). Banyak sekali orang yang ikut menyaksikan festival ini setiap tahunnya.

Mengapa Ingin Menikahi Orang Jepang

Moshi-moshi minasan, pernahkah Anda berpikiran ingin menikahi wanita Jepang yang mempunyai wajah yang cantik, body yang aduhai, kulit yang bersih dan putih. Namun Anda harus mempersiapkan mental disaat mempunyai teman dekat wanita Jepang yang ingin Anda nikahi karena setiap wanita Jepang mempunyai pertanyaan-pertanyaan yang harus Anda jawab. Dan apa itu pertanyaannya, berikut informasinya dan siapkan jawaban Anda yang realistis.

1. Apakah Anda seorang “Mother Complex” ?
Jika anda mengutamakan ibu di atas kehidupan cinta anda, tidak akan ada kesempatan bagi laki-laki yang memprioritaskan “Si Mamah” di atas segalanya (Anak Mami). Wanita Jepang tak ingin kehidupan rumah tangganya diatur oleh mertua rewel dan cerewet, apalagi ditambah dengan suami yang tidak berpihak kepadanya.
Artinya: Wanita Jepang ingin PRIA YANG MANDIRI

2. Apakah masa lalu masih menghantuimu ?
Jika iya, bersiap-siaplah anda untuk ditolak olehnya. Mantan pacar harus disimpan rapat-rapat, jauh-jauh di ujung memori. Jangan sampai ada kontak dengan mereka, bagaimanapun bersihnya niat Anda, atau akan terjadi kesalahpahaman.
Artinya: Wanita Jepang ingin PRIA YANG MENATAP KE DEPAN DAN HANYA PADANYA

3. Apakah judi merupakah bagian dari hidupmu ?
Jika anda berniat menikahi wanita Jepang hanya untuk mengeruk hartanya demi menutupi hutang kalah judi, bersiaplah karena diri anda akan digadaikan ke pasar wanita lajang, alias ditendang dari kehidupannya. Mereka tidak melarang anda berjudi, tapi batasilah. Menurut survey, 2 juta rupiah adalah batas toleransi wanita Jepang terhadap kekalahan judi anda.
Artinya: Wanita Jepang ingin PRIA YANG TIDAK BERJUDI

4. Bagaimana tingkah Anda saat mabuk ?
Pada dasarnya, mabuk adalah hal yang biasa dalam kehidupan sehari-hari di Jepang. Pulang dalam keadaan mabuk setelah minum dengan rekan kerja bukanlah dosa menurut wanita Jepang. Hanya saja, mereka sangat menilai kelakuan anda saat mabuk. Jika anda berubah menjadi Godzilla yang menginjak-nginjak gedung, wanita Jepang akan berubah menjadi ultraman dan meledakkan anda dengan laser beam! Dan, jika kebiasaan minum-minum anda hanya sekedar untuk melepas stress, sebaiknya anda mulai mencari fitness center terdekat karena jatah beer anda akan dipotong olehnya.
Artinya: Wanita Jepang ingin PRIA YANG BUKAN PEMABUK RESEK

5. Apakah anda hidup sesuai dengan kemampuan anda ?
Anda buruh tapi naik ninja dan mengetik SMS dari BB? Anda PNS tapi menyetir Hummer ke kantor dinas? Tak ada kesempatan untuk anda. Barang mahal yang anda cicil berbulan-bulan akan menjadi pertimbangannya untuk menikahi anda. Pengecualian bila barang tersebut anda beli memang karena diperlukan, dan anda sengaja membeli barang mahal agar awet digunakan. Jelaskan dengan baik alasan anda, itu penting!
Artinya: Wanita Jepang ingin PRIA YANG PINTAR BERHEMAT DAN REALISTIS

6. Apakah anda tipikal family-man ? Apakah anda bersedia mengorbankan waktu luang anda untuk membantu pekerjaan rumah tangga ?
Wanita Jepang telah melalui abad pencerahan, mereka memiliki kesadaran kolektif bahwa mereka adalah individu yang utuh, bukan bagian dari pria. Jika anda masih memperlakukan wanita sebagai pelayan, layanilah diri anda sendiri. Berikan kesan bahwa anda menekankan kebersihan rumah, kebersihan pakaian dan higienitas makanan yang anda konsumsi.
Artinya: Wanita Jepang ingin PRIA YANG PENYAYANG DAN EGALITER

7. Apakah anda menyimpan action figure di lemari anda ?

“Otaku, menjauhlah dari saya”, mungkin begitu yang akan diucapkan wanita Jepang. Ada dua pilihan bagi anda yang bagaimanapun tidak bisa hidup tanpa barang-barang absurd ini, pertama: sembunyikan di balik laci pakaian dalam anda, kedua: pamerkan padanya setiap hari agar dia terbiasa dan justru menghargainya sebagai sebuah karya seni.
Artinya: Wanita Jepang ingin PRIA YANG DEWASA

8. Bisakah anda bertahan dalam krisis ?
Jika anda terpaksa berhenti bekerja atau dimangkirkan dari pekerjaan anda, apakah anda punya cukup uang untuk sekedar hidup? Wanita Jepang mencari pria yang selalu menyiapkan rencana B bila rencana A gagal.
Artinya: Wanita Jepang ingin PRIA YANG BERMENTAL BAJA

9. Apakah anda mempunyai sejarah kelam yang anda tutup-tutupi ?
Jika anda pernah gagal dalam pernikahan, punya anak yang disembunyikan, dan lain sebagainya, maka anda akan menjadi sejarah kelam pula dalam hidupnya. Menyembunyikan informasi penting semacam itu hanya akan menimbulkan pertengkaran saat terbongkar. Bangunlah kepercayaan antara anda dengannya, lalu tentukanlah saat yang tepat untuk menceritakan sejarah kelam anda tersebut. Sebelum terlambat, ya sebelum terlambat…
Artinya: Wanita Jepang ingin PRIA YANG JUJUR

Bagaimana, sudahkan ke 9 pertanyaan itu Anda pikirkan matang-matang sebelum berlanjut kehubungan yang lebih jauh lagi, So tidak salahnya Anda mencobanya jika memang benar-benar ingin menikahi wanita Jepang bahkan ingin memperbaiki keturunan Anda kelak. hehehe

Mengapa Orang Jepang Sulit Belajar Bahasa Asing


Moshi-moshi minasan, setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri karena tidak ada seorang manusia yang sempurna. Sama halnya di Negara Jepang ini, banyak orang Jepang terkenal dengan kepandaian dalam membuat inovasi-inovasi baru yang sudah diakui oleh seluruh dunia. Namun kekurangannya sendiri orang Jepang susah belajar bahasa Asing. Lho kok bisa ya ? Padahal pintar dalam menemukan inovasi baru tapi kok bahasa Asingnya malah tidak begitu pintar. hehehe. Ingin tahu apa alasannya berikut penjelasannya.

1. Orang Jepang Bukan Pembicara Yang Aktif.
Orang Jepang mungkin sangat menjunjung tinggi ungkapan "Diam adalah Emas". Mereka sangat memperhatikan intonasi dan kalimat yang dipakai saat berbicara dan hal ini sangat berdampak buruk dalam mempelajari budaya asing. Misalnya bagaimana orang Jepang berkumpul bersama orang Eropa yang sedang bersenda gurau. Orang Jepang biasanya tak tahu cara bagaimana berekspresi saat melakukan percakapan dan bahkan kadang tak tahu kalau di antara mereka membuat lelucon.

2. Orang Jepang Takut Berbuat Kesalahan.
Orang Jepang mungkin adalah orang yang paling pendiam di seluruh dunia karena kemungkinan mereka hanya tidak mau menyinggung dan mengganggu orang lain karena perkataannya sehingga mereka lebih banyak diam. hal ini membuat mereka dalam sebuah lingkaran setan. Jika tidak berbicara bagaimana mereka tahu ekspresi dan perkataan yang benar dalam sebuah percakapan.

3. Jepang Mempelajari Bahasa Inggris dengan Furigana.
Furigana. adalah pengucapan kata-kata dari bahasa asing yang diterapkan atau ditulis ke dalam bahasa Jepang (misalnya ada huruf kanji diatasnya terdapat huruf berukuran kecil Hiragana, itulah Furigana dan dalam hal ini bahasa Inggris yang dijadikan ke dalam bahasa Jepang dengan Katakana sebagai alatnya). Furigana sendiri dalam penerapannya ke dalam bahasa asing yang dalam hal ini kita contohkan bahasa inggris sangat berbeda dengan arti dan ucapannya. Contohnya "Track List" dalam Furigana menjadi "Tureku Risto"

4. Bahasa Asing Tidak Dipelajari Sejak Dini.
Orang Asing begitu terkejut dengan fakta bahwa orang Jepang tidak mulai belajar Bahasa Inggris sampai berumur 12 Tahun atau 1 SMP barulah mereka belajar Bahasa Inggris. namun pemerintah Jepang tahun 2011 menerapkan peraturan tentang pembelajaran Bahasa Asing selama 35 Jam dalam setahun sejak usia dini.

5. Kecintaan Budaya Jepang Sendiri.
Soalnya orang Jepang mencintai budaya mereka ( bahasa mereka ) sendiri dan semua buku-buku terbitan luar selalu di terjemahkan dalam huruf mereka.

Pages

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Blogroll

Blogger templates

Blogger news

Blogger templates

Popular Posts